Selasa, 27 Desember 2011

JD "Lovely girl" Part-1

     "Tokk, tokk tokk" suara pintu yang menuju kamarku di ketuk. "Mom masuk yah" ternyata yang mengetok pintu kamarku adalah my Mom. Dia menarik selimut yang menutupi seluruh tubuhku. "Come on, Jess. Kamu harus pergi sekolah sekarang. Sekarang sudah jam setengan 7" ucap mom kepadaku. Aku sangat terkejut dengan perkataan ibuku yang "Sekarang sudah jam setengah 7". Langsungku buka selimutku dan mengucek-ucek mataku. Mom hanya tersenyum kecil ketika melihat aku terkejut. Mom mendorong punggungku menuju kamar mandi yang berada di sebelah kamarku.
Ketika aku sudah bersiap-siap, aku melihat jam tanganku yang melekat di tanganku, sekarang baru jam 6 pagi. "Yeah, lagi-lagi mom membohongiku" Ucapku.

     Keadaan awan kini mendung kemudian disusul oleh rintik-rintikan hujan yang kecil,tetes demi tetes semakin deras. Ku percepat larianku menuju kekelas dan akhirnya ku sampai di depan kelas dengan tepat waktu. Ku lihat teman-temanku sedang berkumpul dikursi Medy. Aku mendekat ke kursi itu, dan aku melihat sebuah majalah yang terbuka di lembar tengah, dan ada gambar/foto sang superstar kebanggaan teman-temanku yaitu JUSTIN BIEBER. Hampir setiap hari, kudengar kata Bieber di telingaku karena 2 sahabatku ini menggemari Justin Bieber. Yeah, sampai-sampai aku tahu keseharian Bieber. Yang aku ingat, Dia mempunyai pacar yang namanya Selena gomez, Dia punya Ibu yang namanya Pattie Mallette. LUPAKAN!

    "Ting, nong" Bell tanda Istirahat berbunyi. Aku mengajak 2 sahabatku untuk menemaniku ke Kantin. Medy membawa majalah tadi pagi di kerubungi anak-anak sekelas. Saat kami duduk di kursi yang berada di kantin, Medy mengajakku berbicara "Jeje, menurutmu hubungan Selena dan Justin, bakal lama gak?" tanyanya.
"ehmmm, menurutku hubunganya sih.....", Jasmine memotong perkataanku "Pasti langgeng lah, kan cocok banget. Gak mungkin lah sama kamu lah Lala!". Perdebatan semakin memanas.
"Min, mungkin aja. Lagi pula mereka ciuman mulu, gak bosen apa ciumannya sama cewek itu itu aja?" Jawab medy.
"STTOOOPP! jb lagi, jb lagi gak ada topik pembicaraan yang lain apa? Bosen banget dengerinnya"
Ucapku yang sudah habis kesabaran karena mereka bertengkar terus-menerus tiap hari. Aku lari dari mereka, karena perutku sudah keroncongan. Ditambah aku kesal dengan mereka.
"Kamu marah? Ya maap kan cuman masalah biasa aja" Tanya Medy, yang mengejarku dan merangkulku di sebelah kanan.
"Jej, Kamu marah?" Tanya Jasmine dengan senyuman liciknya, yang juga merangkulku di sebelah kiri.
"Hahahahaaa, Udah deh. Aku laper banget! dengarkan curahan perutku saat ini. Perutku menangis"
"Lebeh(lebay)!" Jawab medy.
"huh, aku juga laper! makan itu aja yuk" Ajak Jasmine dengan menunjuk ke arah Tukang Bakmi ayam.

    Ketikaku ingin berjalan menuju Tukang Bakmi itu, Tiba-tiba saja ada orang yang sengaja menjanggal kakiku.


------------------------------------------------------------------------------------------
Mau tau kelanjutannya? 
mau tahu Endingnya? 
Mau tahu syapa yang menyanggal kakinya?

Thanks for Read this Story

By: Nedia Farah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar