Selasa, 27 Desember 2011

JD "Lovely girl" Part-2

    Ketikaku ingin berjalan menuju Tukang Bakmi itu, Tiba-tiba saja ada orang yang sengaja menjanggal kakiku. Akhirnya aku terjatuh, dan di bangunkan oleh kedua sahabatku. Dan itu sudah biasa dalam hidupku. Shella, yeah nama orang yang menjanggalku adalah shella. Dia sirik sekali kepadaku, dia ngiri sama aku. Aku tidak tahu kenapa dia ngiri padaku. Aku bingung, Apa salah aku?
    Lalu ku tinggalkan Shella dan temannya tanpa bicara satu katapun ku keluarkan dari mulutku. "Hellow, Jej! Kamu kenapa gak marah sama dia? dia kan udh sering banget ngenjanggal kakimu itu. Kalo aku jadi kamu sih, aku tampar cewek itu" Jasmine said.
"Jej, gimana kalo kita bales aja" Tanya Medy.
"Gak usah,
kesihan dia" Jawabku.
"Loha! Jesii Fadrew Hudgensssss. Yang harusnya dikesianin kamu, bukan dia!"
"Ya, ya percaya.. Udahlah lupakan saja! Aku mau makan perutku sudah bernyanyi lagu keroncong."
"yaya... WTV!" Medy said.

    Sesampainya dirumah, ku buka Diary yang kunamai Wyllie Book. Diari itu sudah sekitar 8 tahun lebih. Aku sedih dan senang, kucurahkan semua isi hatiku di situ.
"Dear Diary, Aku gak tau kenapa aku kesel sama yang namanya Justin Bieber. Aku muak sekali dengannya. Dia sudah membuat semua teman dan sahabatku Tergila-gila padanya. Apa yang membuat sahabatku bisa tergila-gila padanya? Got, Apakah aku akan dilupakan jika Bieber menjadi pacar salah satu dari sahabatku?" Ungkapan perasaanku yang kutulis di diari itu. Lalu kubuka lembaran baru.  
"Ohhh got! kenapa aku sabar banget sama yang namanya shella? Dia sering banget jahatin aku, tapi kenapa aku tidak kesal kepadanya? Aku mau normal. Sahabatku pun bilang, Aku harus membalasnya. Tapi kenapa aku tak tega membalasnya? Aku merasa kalau aku manusia terjahat jika membalasnya. Dan mengapa shella iri terhadapku. Apakah karena aku mempunyai segalanya yang aku mau. Jika shella menginginkannya aku akan memberinya. Bahkan, aku tidak suka dengan apa yang aku punya sekarang. bagiku, ini hanya kenikmatan yang aku dapatkan. dan tak mungkin jika aku kelak mati akan mempunyai kenikmatan ini." ku tutup diaryku.

    Baru saja aku ingin rebahan karena aku lelah sekali sehabis pulang sekolah. Belum ku ganti baju, mom memanggilku. "Jessiii... Kamu harus ngaji sekarang. Guru ngajimu sudah menunggumu di Lantai dasar" teriak my mom. "Okay mom. Wait, Aku mau ganti baju dulu" Akupun sigap merdiri sari tempat tidur dam mengganti baju sekolahku dengan Kaos biru yang gombrong dan celana hot pants yang 5cm di atas lutut. Lalu aku menuju lantai dasar untuk ngaji. Ku wudhu terlebih dahulu, dan ku pakai mukena yang berada di mushola.

------------------------------------------------------------------------------------------
Mau tau kelanjutannya? 
mau tahu Endingnya?

Thanks for Read this Story

By: Nedia Farah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar